Tela Tela mulai mengepakkan sayapnya lagi dibeberapa kota di Indonesia, tidak tanggung – tanggung, pada awal tahun ini Tela Tela kembali membuka beberapa gerai di beberapa kota di Indonesia. Mengusung konsep bisnis mikro franchising yang realistis Tela Tela berhasil menambah beberapa gerainya baru dibulan januari ini. 2 Outlet Tela Tela hadir di Bekasi, 1 Outlet Tela Tela dibuka di Jatinangor (Rajapujasera), 1 Outlet di Alfamart Sragen, 1 Outlet di Yogyakarta, 1 Outlet di wilayah timur Indonesia (manokwari),1 Outlet Tela Tela hadir di Batumarta (Sumatera Selatan), dan masih beberapa outlet lagi sedang dalam antrian pembuatan counter di Yogyakarta.
Tela Tela berawal dari sebuah gerobak kecil, di Tambakbayan, sebuah desa kecil dipinggiran kota Yogyakarta, beroperasi pertama kali pada tanggal 24 September 2005 dengan menjual jajanan dengan berbahan dasar singkong mirip dengan frenchfries, yang sering juga disebut jogjafries, respon yang sangat baik akan hadirnya produk unik, enak dan terjangkau menjadikan Tela Tela menjadi makanan favourit di Yogyakarta pada tahun 2006. Setelah mencermati prospek bisnis sederhana namun sangat profitable ini maka para pendiri mencoba membuka dua outlet lagi di Jalan Wonocatur No 31, dan di RukoBabarsari Plaza. Pertengahan tahun 2006 banyak sekali para peminat usaha ini untuk bergabung, karena Yogyakarta adalah kota yang sangat plural, maka perkembangan Tela Telapun merambah seluruh nusantara..dan terus berkembang hingga sekarang..hingga menjadi sebuah waralaba yang sangat prospek untuk dikembangkan.
Visi Tela Tela
Menciptakan keuntungan jangka panjang untuk semua stakeholder
Misi Tela Tela
Menghadirkan produk makanan ketela yang enak dan inovatif kepada masyarakat dan Membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan pekerjaan serta lapangan usaha yang terjangkau.