Inovasi Terbaru Tela Tela ini diberi nama Tela Tela On The Way, sesuai dengan namanya Tela Tela ini bisa dinikmati dimana saja, kapan saja, dan bisa bertahan hingga 3 bulan dalam kemasan. Tela Tela On The Way memiliki keunikan bahwa Produk Tela Tela yang merupakan produk makanan “ndeso” ini ternyata memiliki potensi pasar apabila digarap dengan serius, berbeda dengan Tela Tela yang memiliki 14 varian rasa, Tela Tela On The Way hanya memiliki satu varian rasa “Rasa Rempah Pedas”, perpaduan Singkong yang diolah dengan system tekanan ini menghasilkan sebuah produk yang sangat fenomenal, dimana singkong yang telah digoreng ini bisa bertahan hingga 3 bulan. Berbeda dengan keripik yang harus digoreng tipis untuk menghasilkan kerenyahan, tetapi dengan teknologi tinggi Tela Tela On The Way memiliki bentuk yang tebal tetapi kerenyahannya jauh lebih renyah dari keripik singkong biasa.
Tela Tela berawal dari sebuah gerobak kecil, di Tambakbayan, sebuah desa kecil dipinggiran kota Yogyakarta, beroperasi pertama kali pada tanggal 24 September 2005 dengan menjual jajanan dengan berbahan dasar singkong mirip dengan frenchfries, yang sering juga disebut jogjafries, respon yang sangat baik akan hadirnya produk unik, enak dan terjangkau menjadikan Tela Tela menjadi makanan favourit di Yogyakarta pada tahun 2006. Setelah mencermati prospek bisnis sederhana namun sangat profitable ini maka para pendiri mencoba membuka dua outlet lagi di Jalan Wonocatur No 31, dan di RukoBabarsari Plaza. Pertengahan tahun 2006 banyak sekali para peminat usaha ini untuk bergabung, karena Yogyakarta adalah kota yang sangat plural, maka perkembangan Tela Telapun merambah seluruh nusantara..dan terus berkembang hingga sekarang..hingga menjadi sebuah waralaba yang sangat prospek untuk dikembangkan.
Visi Tela Tela
Menciptakan keuntungan jangka panjang untuk semua stakeholder
Misi Tela Tela
Menghadirkan produk makanan ketela yang enak dan inovatif kepada masyarakat dan Membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan pekerjaan serta lapangan usaha yang terjangkau.